Filed under aqidah

Damai itu (tidak) selamanya indah

Kedamaian itu memang selalu identik dengan ketenangan, ketentraman, kepastian. Dengan kedamaian, maka penghidupan akan mudah. Dalam kedamaian, tercapailah segala hajat manusia. Dalam kedamaian, tak ada yang harus merasakan sakit, tak ada yang menyakiti. Dalam kedamaian, pembangunan akan berjalan lancar. Maka siapa yang tak hendak dengan kedamaian? Hanya manusia-manusia barbar yang merasa resah dengan kedamaian! Tengoklah … Continue reading »

Ujian kecil tentang ketakutan

Tiba-tiba saya ingat kejadian ini, sebuah episode kehidupan yang cukup menarik bagi saya dan beberapa kawan kuliah saya dulu, sekarang saya ingin menuliskannya. Cerita itu bermula pada sebuah awal semester kuliah saya di STAN. Kami diajar oleh dosen yang cukup “aneh” cara mengajarnya. Mata kuliah yang diajarkan kali itu adalah “Akuntansi Pajak”. Berbeda dengan dosen … Continue reading »

Berhala di depan rumah

Ada sebuah pemandangan yang tak biasa di depan rumah keluarga kecil itu. Seorang lelaki dengan sedikit keringat yang mengucur di pelipisnya, membuat sebuah lubang galian kecil. Ada kesyukuran terpancar di wajahnya, mengalahkan sedikit lelah yang dia rasakan karena harus bolak-balik menjaga istrinya yang baru saja melakukan persalinan. Sebuah wadah tembikar ia masukkan ke dalam lubang … Continue reading »

Logika Perantara

Amr bin Luhay Al-Khuza’iy namanya, seorang yang gemar beribadah dan beramal baik. Bangsa Arab mengukuhkannya sebagai orang shalih kala itu, menjadikannya sebagai teladan, model manusia unggulan bangsa Arab yang kala itu masih berpegang pada agama moyang mereka, Ibrahim Alaihissalam. Hingga suatu saat kepergian Amr ke negeri Syam (persia), merubah wajah jazirah Arab secara drastis, menempatkan … Continue reading »

Al-Haq vs Tradisi Bathil

Sungguh malang Abu Tholib, betapa besar cintanya kepada keponakannya, namun cintanya itu tak mampu membuatnya mengucapka kalimat Tauhid. “Wahai paman ucapkanlah kalimat laa ilaaha illallaah, maka engkau akan selamat….” ujar Rasulullah yang berlinangan air mata, berjaga di akhir hayat Abu Thalib. Namun Abu Lahab dan Abu Jahl yang turut menunggu detik-detik terakhir Abu Thalib terus … Continue reading »